Alegori Ironi
Senja tak lagi memberi misteri
Meski kita saling menyungging seri
Mengakhiri pagi dengan nyeri
Tatkala selubuk kalbu menyulap alegori menjadi ironi.
-ariisme-
Nirwana 18/11/16
Kampret!
Seharusnya kamu bisa mengendalikanya, bahkan menghentikannya.
Sekarang kamu tanggung sendiri akibat dari perbuatanmu itu.
Kalimat itu berulangkali
menggema di kepalaku, rasa-rasanya aku tidak pernah sedikitpun berpikir bahwa
hal ini akan sangat menjadi rumit dan menyebalkan. Ya, mungkin saja karena aku ini bodoh, tidak
bisa menggunakan logika jika menyangkut romansa.
Kampret!, kamu tua bangka
ga tau diri. Kamu pikir dirimu itu Cleopatra.
Kamu ngaca dong sayang, perhatikan baik-baik mulai dari atas kepalamu hingga
ujung kakimu itu, semuanya biasa aja. Jauh dari standar kategori menarik.
Aduh,
kamu jangan sok kepedean deh, sayang.
Wanita seperti Cleopatra saja masih
bisa ditikung sama empat perempuan lain. Nefertiti,
Hatshepsut, Sobekneferu dan Khnetkaus.
Eeh, kamu ga ngukur diri.
Sudahlah, mulai besok kamu harus bisa
membuang semua angan-angan gila kamu. Apa kamu ga sayang sama anak, sama suami.
Mereka kamu jadikan taruhan keisenganmu semata, kamu bakal menyesal nanti.
Sudah!
Selesaikan!
Sekarang juga!
Dan aku melengos meninggalkan cermin
yang biasaku kupandangi ketika memoles wajah sembari mengumpat, kampret!!.
-ariisme-
Serang, 15/11/6
Aku dan yang Meng-aku
“Dia ada di sini semalam, berdiri di jalanan persis di seberang rumah”.
“Apakah dia bersama seseorang?”
“Tidak. Dia sendirian. Mengapa itu kau tanyakan?”
“Keparat”, kataku, seraya wajahku berubah gelap, seperti yang selalu terjadi ketika aku sedang benar-benar marah. “Sudah kubilang agar dia menyingkir. Mengapa dia masih saja datang!”.
-ariisme-
9/11/16
Subscribe to:
Posts (Atom)
Bonjour & Welcome
SELAMAT DATANG
About Me
Add Here
My Favorite Blogs
Popular Posts
Translate
Powered by Blogger.
Labels
- . . . . .
- #4november2016
- #chotd
- aiana
- aku (rahasia)
- aku ada (lah)
- aku dan yang mengaku
- aku lupa (tuhan)
- aku tidak main main
- alegori ironi
- anyer
- ariisme
- asu
- awan merah jambu
- awan rindu
- bagaimana kalau
- bangsat
- bukan padam
- candra
- Cantik
- cemburu
- cermin
- cumbu rindu
- delusi
- dia
- dinding
- farabi bee
- happy new year
- I wrote this
- I'm a schizophrenic
- jasad mimpiku
- jiwa yang terbelah
- kabut
- kampret!
- kataderu
- kecanduan
- kepompong
- kucari kau kucari
- labuan
- lara
- luck
- malam
- mereka bilang aku gila
- merry christmas
- moor dan alcazar
- motd
- My video on #sing #smule
- noda
- Obrolan Aku dan Farabi Bee
- ode
- pada suatu mimpi
- pada waktu
- pandeglang
- pandonga
- pemburu pelangi
- Perihal Petang Yang Memaksa Datang
- perihal rindu dan doa
- perjamuan
- pernyataan
- portalprosa
- puisi
- puisi jancuk
- qotd
- raba nyata
- rindu
- sajak
- sam faiz
- sandera
- schizophrenia
- senja di beranda
- seperti awan
- sepotong memori
- stacato
- sudut mati
- surat ke surga
- tahu mengapa?
- tanjung lesung
- tawar
- topeng
- tsunami
- YB

